Aneka Game untuk Menstimulus Motorik Anak

Sebagai orang tua tentu menginginkan buah hatinya tumbuh dengan optimal dan memiliki kecerdasan yang maksimal. Setiap orang tua pasti menginginkan anaknya bisa menguasai berbagai kecerdasan, mulai dari kecerdasan afektif, kognitif, dan motorik. Agar hal tersebut dapat terwujud, maka orang tua perlu untuk memperhatikan berbagai hal yang berkaitan dengan anak. Mulai dari asupan makanan, pola tidur anak, kebiasaan anak, kondisi lingkungan sekitar, hingga permainan yang biasa dimainkan anak. Di zaman modern sekarang ini, sangat mudah untuk memperoleh aneka game yang dapat dimainkan oleh anak. Namun, sebagai orang tua haruslah jeli dalam memilih setiap permainan yang dipilih anak, orang tua harus mampu memilah mana saja kah permainan yang akan membawa manfaat bagi anak, sehingga anak tidak akan bermain dengan sia-sia ataupun justru membawa dampak yang negatif.

 

Aneka Game untuk Menstimulus Motorik AnakDunia anak adalah dunia yang sangat erat dengan aneka game atau permainan. Setiap anak pasti akan sangat senang jika diajak bermain game. Maka dari itu, sebagai orang tua yang cerdas maka hendaknya mampu untuk menstimulus motorik anak melalui aneka game yang dimainkan anak. Melalui cara tersebut maka anak akan merasa senang dan tidak menjadi beban baginya jika harus mengikuti pelatihan motorik anak dengan cara-cara yang membosankan. Keterampilan motorik anak dapat dilihat dari kemampuan anak dalam mengendalikan setiap gerakan atau otot-otot yang berada pada tubuhnya. Sebagai contoh adalah orang tua bisa mengamati dari bagaimana cara anak dalam menggunakan otot tangan dan jari dengan mengamati cara anak menulis, memegang benda, dan lain-lain. Orang tua memegang kunci dalam mengoptimalkan  kemampuan motorik anak, maka dari itu orang tua harus mampu untuk memilih permainan yang tepat, permainan yang dipilih harus mampu membawa kesenangan dan adanya unsur belajar, sehingga anak bisa bermain sambil belajar. Dengan melatih motorik anak, maka anak akan menjadi semakin terampil, kreatif, dan luwes.

 

Sebagai contoh aneka game yang dapat menjadi pilihan alternatif bagi anak, yang pertama adalah bermain puzzle, melalui permainan ini maka akan mampu untuk melatih ketelitian, kecermatan, serta konsentrasi anak dalam menyusun setiap potongan puzzle sesuai tempatnya. Kedua adalah bermain lego atau balok kayu, melalui permainan ini maka orang tua dapat melatih anak untuk berpikir kreatif, konsentrasi, serta kecerdasan anak. Permainan ini juga akan mampu melatih kemampuan imajinasi anak, selain kemampuan jari dan tangan dalam menyusun lego atau balok kayu. Ketiga adalah melipat kertas atau origami, permainan ini akan mampu untuk menstimulasi kreativitas dan motorik anak. Orang tua dapat mengajari anak membuat origami dari bentuk dasar dan dilanjutkan dengan bentuk yang lebih rumit ketika akan sudah mahir dalam melipat kertas. Keempat adalah bermain congklak, siapa yang menyangka permainan tradisional yang satu ini mampu untuk melatih motorik anak. Dengan bermain congklak orang tua akan mampu untuk melatih motorik anak, hal ini dikarenakan ketika anak bermain maka jari-jari anak akan dilatih dalam mengatur kecepatan dalam memasukkan biji-biji dalam lubang serta melatih kemampuan anak dalam menggenggam biji-biji. Selain mampu melatih motorik anak, maka Anda juga akan mampu untuk melestarikan permainan tradisional yang ada.